Press "Enter" to skip to content

LEARNING FROM “INVICTUS” MOVIES

avidwijaya 0
  1. Nuansa Dan Falsafah Leadership Dari Mandela

Banyak nuansa kepemimpinan yang ditampilkan oleh Mandela diantaranya adalah saat pidato Mandela untuk menyampaikan visionnya dan berbicara untuk mempengaruhi para warga negaranya ke arah yang positif. Ada lagi disaat Mandela mengundang Francais untuk minum teh, ketika itu Francais menjawab falasafah kepemimpinan dari Mandela untuk menginspirasi seseorang adalah melalui contoh. Kemudian dibalas oleh Mandela ia mengucapkan kepada Francais bahwa kepemimpinan adalah bagaimana kita membuat mereka lebih baik daripada anggapan mereka sendiri, Bagaimana kita menginspirasi diri kita pada kehebatan saat tak ada yang lain bisa. Saat diwawancarai mandela juga berkata bahwa jika seseorang tak berubah maka bagaimana bisa mengharapkan orang bisa berubah.

 

  1. Cara Mandela mengubah Sistem

Mandela merupakan sosok yang sangat patut untuk diapresiasi karena pola pemikirannya yang sangat dinamis. Film tersebut memperlihatkan betapa pentingnya prinsip-prinsip Hidup Damai Berdampingan, Kesetaraan dan Kerjasama. prediksi kaum kulit putih bahwa Mandela akan lebih mengutamakan kaum kulit hitam terbukti salah, dengan pemerintahan yang baru ini Mandela justru berusaha menyatukan kaum kulit hitam dan putih. Cara Mandela mengubah system yaitu sangat unik yaitu dengan olahraga. Secara cerdas dia melihat terdapat potensi dalam olahraga rugby, yaitu untuk menyatukan ras kulit hitam dan ras kulit putih, sekaligus untuk meningkatkan kebanggan nasional. Tim Rugby Springboks merupakan tim yang sedang mengalami kemunduran. Sehingga menimbulkan banyak pesimisme di kalangan masyarakat kalau tim Springboks tidak akan mempunyai kesempatan untuk memenangkan piala dunia rugby. Selain itu tim tersebut sangat dibenci oleh orang ras kulit hitam. Berkat dukungan penuh dari Mandela dan kerja keras tim Springboks, tim rugby Afrika Selatan yang semula tidak mendapat dukungan kaum kulit hitam kini mendapatkan dukungan dari ras kulit hitam. Dan akhirnya masyarakat Afrika selatan bersorak gembira mendukung timnya. Sehingga tim tersebut menjadi pemenang dalam pertandingan final piala dunia rugby tersebut. Dalam film ini yang mengesankan adalah ketika Mandela memberikan motivasi kepada Francois Piennar dan rekan-rekannya salah satunya dengan puisi yang ditulis sendiri oleh Mandela dan diberikan kepada Sang Kapten Springboks.

 

  1. Elemen Archetype dalam Film

Elemen Archetype Reinforcing pada invictus yaitu ketika Afrika Selatan terjadi konflik antara ras kulit hitam dan kulit putih harus ada penguatan dari seorang pemimpin. Bagaimana seorang mandela dalam kepemimpinannya tidak menganggap suatu kesempatan balas dendam kepada ras kulit putih. Sebaliknya ia memandang harus ada penguatan dimana mengembalikan kepercayaanya oleh masyarakat terhadap bangsa Afrika Selatan. Selanjutanya Elemen Archetype Balance yaitu bagaimana Mandela mempertahankan stabilitas negaranya untuk menyetarakan antara ras kulit putih dan kulit hitam. Ia menghilangkan batas-batas pemecah belah antara kedua ras tersebut. Dengan ide sederhananya melalui momen olahraga rugby tersebut dapat mempersatukan kerenggangan social yang ada di Afrika Selatan.  Elemen Archetype Delay yaitu kepemimpinan dari Mandela yang tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Ketika ia dizalimi oleh ras kulit putih ia tidak cepat naik pitam dalam kehidupannya. Ia berusaha untuk tetap tenang dalam bertindak seperti menunggu momen di dalam pertandingan piala dunia rugby.

 

 

  1. Pelajaran yang dapat diambil dari film “Invictus”
  • Nelson Mandela mempunyai jalan pikiran yang sederhana namun dapat degan mudah memahami masyarakatnya
  • Nelson Mandela memiliki gaya kepemimpinan untuk memotivasi orang-orang yang ada di sekitarnya
  • Cara kepemimpinan Mandela untuk menyatukan ras kulit hitam dan ras kulit putih yang sangat inspiratif
  • Mandela tidak menyimpan dendam kepada orang yang telah memenjarakan dia selama 27 tahun
  • Untuk mewujudkan visi perlu dilakukan identifikasi secara menyeluruh dan harus diwujudkan dengan aksi yang nyata bahkan tidak terduga dan dilakukan dengan penuh kesungguhan dan kerja keras,

 

  1. Yang dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga dan lingkungan kerja.

Hal-hal yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja adalah diantaranya menganggap suatu perbedaan itu sebagai anugrah dan melengkapi satu dan lainnya semisal dalam suatu misi perusahaan terdapat perbedaan tujuan dalam menggerakkan perusahaan maka dalam hal ini tujuan tersebut dapat dikolaborasikan dalam sebuah visi bersama dalam perusahaan. Kemudian dalam lingkungan keluarga kita dapat memberikan motivasi satu sama lain untuk membangun keluarga dalam tujannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *